Tamagoyaki adalah telur goreng dalam bahasa Jepang. Namun berbeda dengan telur goreng di Indonesia yang identik dengan telur mata sapi, tamagoyaki sebenarnya adalah telur dadar yang digulung sehingga lebih tebal. Keunikan lain dari telur goreng ala Jepang ini adalah adanya cita rasa manis, berbeda dengan dadar ala Indonesia yang cenderung asin.

Di Jepang, tamagoyaki tak hanya dijadikan lauk pendamping  makan namun sering juga dijadikan camilan yang dijual di pinggir jalan. Yuk, simak resep tamagoyaki super mudah berikut ini!

Resep Tamagoyaki

Bahan :

  • Minyak goreng
  • Garam
  • Gula pasir (1 sendok makan)
  • Mirin (1 sendok makan)
  • Kecap asin (1 sendok makan)
  • Telur (4 butir)

Cara membuat :

  1. Telur dipecah dan tuang isinya ke atas mangkuk. Dengan garpu atau sumpit, telur dikocok sampai kedua isi menyatu.
  2. Garam, gula, mirin, dan kecap asin dimasukan ke dalam adonan telur.
  3. Minyak dituangkan sedikit saja ke atas wajan persegi (wajan khusus membuat tamagoyaki).
  4. Adonan telur dituang ke dalamnya, tipis-tipis. Balik permukaan sampai semua bagian matang secara rata.
  5. Adonan digulung perlahan dan diangkat dari penggorengan.
  6. Telur tamagoyaki siap disajikan.

Berkreasi dengan Resep Tamagoyaki

Pada dasarnya memang tamagoyaki berarti sebuah sajian berupa gulungan telur. Plain dan fluffy, versi asli hanya berwarna kuning polos tanpa ada tambahan sayur, dekorasi, atau garnis penghias.

Namun tetap saja, sebagai seseorang yang ingin berkreasi atas sajian yang dihidangkan, berkreasi tidaklah dilarang. Ada yang menambahkan irisan seledri dan tomat sehingga hasil akhir tamagoyakinya tidak polos. Akan ada titik-titik warna hijau dan merah sehingga mempercantik tampilannya. Boleh saja, namun pastikan tidak banyak-banyak saat menambahkannya.

Bisa juga ditambahkan mayonaise tepat sebelum telur digulung. Tuang di bagian atasnya kemudian baru digulung. Kreasi ini akan membuat tamagoyaki Anda terlihat semakin lezat dengan mayonaise setelah dipotong.

Untuk Anda yang belum tahu, mirin merupakan bahan masak yang mengandung alkohol. Dengan begitu, bisa dikatakan sebagai bahan masak non halal. Sifatnya opsional digunakan. Untuk mencari bahan inipun mungkin akan sulit, sebab tidak semua toko menjualnya. Namun tetap ada info di mana Anda bisa menemukannya.

Minyak yang dituangkan ke wajan atau penggorengan khusus tamagoyaki tidak boleh banyak-banyak. Sebab jika begitu, telur yang digoreng nanti jadi lebih oily sehingga berkemungkinan membuat tenggorokan serak. Pastikan juga sebelum telur dituang, minyak sudah merata ke seluruh bagian penggorengan.

Warna terbaik untuk menyajikan tamagoyaki adalah kuning cerah, malahan cenderung kuning keputihan. Bukan kuning dengan bercak coklat, bukan kuning tua, juga bukan kuning tua keseluruhan. Kuning cerah yang ada ini sudah cukup ‘mengatakan’ telur sudah matang, tak perlu khawatir akan ada lelehan telur mentah saat digigit.

Tamagoyaki Lebih Istimewa dengan Bumbu dari PT. Markaindo Selaras

Resep tamagoyaki yang Anda gunakan di atas akan lebih oke jika ditambahkan bumbu. Bumbu tambahan dari PT. Markaindo Selaras bisa membuat sajian Anda nanti bukan sekedar telur yang digulung saja. Tanpa menghilangkan cita rasa otentiknya, PT. Markaindo Selaras bisa menjadikannya lebih istimewa.

Berbagai bumbu bisa dicari di www.markaindo.com, begitu juga dengan tepung jika anda membutuhkannya. Di sini tempatnya Anda bisa temukan banyak bumbu tambahan yang bisa diandalkan dengan kualitas terjamin. Setelah cek websitenya, bisa langsung order melalui email marketing@markaindo.co.id. Beraneka bumbu yang ditawarkan, semua menggunakan bahan alami, tanpa pengawet tambahan. 

Baca Juga : Bumbu Tunggal dan Blended, Apa Saja Perbedaannya?