Nama tepung jagung atau tepung maizena tentulah akrab di telinga Anda, terutama jika Anda berkecimpung di bidang kuliner. Tepung jagung merupakan jenis tepung berwarna putih halus yang terbuat dari bulir-bulir jagung terbaik. Walaupun saat ini penggunaan tepung jagung sangatlah identik dengan dunia masak-memasak, ternyata sebelumnya tepung ini lebih banyak digunakan untuk membersihkan peralatan rumah tangga dan mencuci pakaian. Penggunaan tepung jagung sebagai bahan memasak sendiri dimulai beberapa tahun setelahnya. Hingga saat ini, Anda akan menemukan banyak sekali resep masakan lauk-pauk hingga desserts dan kue yang menggunakan tepung jagung sebagai bahan pokok. Berikut adalah ulasan tentang kandungan gizi sekaligus manfaat dari tepung jagung.

Kandungan Gizi yang Terdapat di Dalam Tepung Jagung

Walaupun tepung jagung sudah banyak digunakan selama bertahun-tahun, tentunya beberapa orang akan merasa penasaran dengan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Jumlah kalori tepung jagung secara total berjumlah 381 kilogram. Jika dijabarkan, kandungan lemak yang terdapat di dalam tepung jagung berjumlah hanya sekitar 0.1 gram tanpa adanya lemak jenuh dan kolesterol. Sedangkan kandungan karbohidrat dari tepung ini berada di kisaran angka 91 gram disusul dengan Natrium dan Kalium yang masing-masing berjumlah 9 mg dan 3 mg. Tepung jagung juga memiliki kandungan serat pangan sebesar 0.9 gram, 0.3 gram protein, dan kalsium sejumlah 2 mg. Sedangkan untuk kandungan zat besi dan magnesium, tepung maizena memiliki jumlah masing-masing sebesar 0.5 mg dan 3 mg.

Manfaat Tepung Jagung Dalam Dunia Pangan 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tepung jagung menjadi salah satu bahan pokok dalam dunia masak-memasak. Kegunaan dari tepung jagung antara lain:

1. Mengentalkan Kuah

Apabila Anda memasak masakan yang memiliki konsistensi kuah yang kental seperti capcay, saus asam manis, sup jagung, hingga vla puding, bisa dipastikan tepung jagung akan ada di dalam daftar bahan-bahan. Tepung jagung memang memiliki peranan yang sangat penting untuk mengubah konsistensi kuah yang encer menjadi lebih kental. Tentu saja, pastikan untuk menambahkan tepung jagung ini secara bertahap hingga Anda mendapatkan konsistensi kuah yang tepat. 

2. Membuat Kue Kering Menjadi Lebih Renyah

Selain digunakan untuk memasak lauk-pauk dan kue, Anda juga dapat memanfaatkan tepung jagung untuk membuat tekstur kue kering menjadi lebih renyah. Hal ini bisa dilakukan dengan menambahkan beberapa sendok tepung jagung pada adonan kue dan mencampurkannya dengan rata. Setelah proses pemanggangan selesai, Anda akan dapat memperoleh hasil kue kering yang lebih renyah. Namun untuk mendapatkan tekstur yang tepat, Anda harus menambahkan tepung jagung dengan menggunakan takaran yang tepat.

3. Membuat MPASI Lebih Menyehatkan

MPASI atau Makanan Pendamping ASI adalah jenis makanan semi padat yang wajib diberikan pada bayi saat ia menginjak usia 6 bulan. Di usianya tersebut, ia memang memerlukan asupan nutrisi selain ASI. Hal tersebut tentunya menjadi kesempatan bagi Anda untuk memperkenalkan makanan semi padat bergizi untuk menunjang kebutuhan gizinya. Untuk membuat bubur MPASI anak menjadi lebih lezat, Anda dapat menambahkan tepung jagung ke dalam racikan bubur. Citarasa bubur yang menjadi lebih gurih tentu akan membuat si kecil menjadi semakin lahap. Tak hanya itu, tepung jagung juga mengandung kalsium dan nutrisi lainnya yang sangat bermanfaat untuk menunjang kesehatan bayi Anda.

Untuk mendapatkan produk tepung jagung yang berkualitas, Anda tidak perlu mencari terlalu jauh. Sebagai supplier ternama di Indonesia, Markaindo menghadirkan produk tepung jagung import dengan kualitas premium. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, Anda dapat mengakses situs resmi Markaindo. Selain itu, Anda juga bisa menghubungi melalui telepon ke +62 – 2187920515.