Salah satu jenis tanaman polong-polongan yang sangat eksis di kawasan Asia Timur adalah kedelai. Di kawasan ini, kedelai banyak diolah menjadi beragam jenis produk makanan dan minuman. Beberapa jenis makanan olahan dari kedelai yang umum dijumpai di Indonesia adalah tahu dan tempe. Meskipun kedelai sangat terkenal menjadi bahan baku utama dua makanan khas Indonesia ini, ternyata masih banyak olahan lain yang didapat dari kedelai. Salah satu hasil olahan dari kedelai yang bisa dimanfaatkan menjadi komposisi bahan pangan yaitu tepung kedelai rendah lemak.

Sesuai dengan namanya, bahan pangan ini terbuat dari biji kedelai yang telah dihaluskan melalui proses-proses tertentu. Dari beberapa kandungan gizi yang dimiliki kedelai, produsen bahan baku asal Brazil, Bremil mengolahnya menjadi tepung kedelai rendah lemak. Artinya, kandungan lemak pada tepung kedelai ini diambil sehingga menghasilkan tepung kedelai rendah lemak yang tentunya lebih bermanfaat. Pengambilan lemak kedelai ini dilakukan melalui proses ekstrusi untuk menghasilkan tepung kedelai yang bisa mirip dengan tekstur daging giling. Tekstur daging giling ini bisa Anda dapatkan dengan mencampurkan tepung kedelai rendah lemak  dengan air.

Anda yang bergerak dalam bidang makanan produk olahan daging sebaiknya tidak mengabaikan manfaat tepung kedelai rendah lemak ini. Tepung kedelai rendah lemak bisa Anda gunakan sebagai pengganti pasokan daging untuk membuat produk olahan daging. Bakso, sosis, patty untuk burger adalah beberapa contoh produk olahan yang bisa Anda buat menggunakan tepung kedelai rendah lemak. Sebab, tepung ini memiliki fungsi sebagai filler atau pengisi produk bahan pangan. Terkait nilai gizi, Anda tidak perlu ragu.

Tepung kedelai rendah lemak memiliki kandungan gizi yang hampir setara dengan daging. Kemudian untuk tekstur, tepung ini tidak akan banyak mengubah tampilan produk pangan Anda karena memiliki partikel berupa serpihan halus dan mudah dibentuk. Mengenai warna, ada banyak varian warna yang ditawarkan dalam tepung kedelai rendah lemak. Beberapa warna yang populer digunakan yaitu merah muda, krem, dan coklat. Untuk warna lain, Anda bisa melakukan pemesanan tepung kedelai rendah lemak dengan warna tertentu.

Pemesanan warna tertentu akan memudahkan Anda untuk menyesuaikan dengan hasil produk olahan yang Anda inginkan. Meski yang Anda gunakan sebagai filler produk olahan daging adalah tepung kedelai yang notabene dari tumbuhan, aroma kedelai cukup lemah sehingga tidak terlalu kentara. Kedelai yang digunakan oleh Bremil untuk dijadikan tepung kedelai rendah lemak telah dinyatakan bebas Genetical Modified Organism (GMO). Klaim ini berdasar sertifikat non GMO dan Cert-ID yang telah dikantongi Bremil.

Jika Anda saat ini ingin menekan anggaran produksi produk pangan olahan daging, Anda bisa memanfaatkan tepung kedelai rendah lemak dari Bremil. Apalagi tepung ini mampu menyerap air hingga tiga kali lebih besar dari berat yang digunakan. Hal ini tentu sangat membantu Anda dalam mengolah anggaran produksi. Selain itu, cita rasa dan gizi tidak banyak berubah karena  kedelai memiliki kandungan gizi yang hampir setara dengan daging sungguhan. Produk tepung kedelai rendah lemak yang tersedia yaitu Bremil TVP Natural Ref 36 PG 0.25 dan Bremil TVP Dark Red 14 mm (B805). Keduanya memiliki bentuk serpihan halus yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan. Anda yang membutuhkan tepung ini bisa beli tepung kedelai rendah lemak di website Markaindo.