Mungkin selama ini bahan pengawet makanan yang sering kita temui adalah formalin. Formalin memang merupakan bahan pengawet, namun sebenarnya bukan pengawet untuk makanan. Formalin yang kita dengar atau temui sering disalahgunakan. Padahal untuk mengawetkan makanan tidak harus dibutuhkan zat kimia seperti formalin yang mungkin harganya mahal. 

Bahan Pengawet yang Sifatnya Alami

Ada beberapa bahan pengawet makanan alami yang bisa bekerja secara efektif namun bisa didapatkan dengan mudah sekaligus murah. Tentu saja ini menjadi solusi yang bagus sebab Anda bisa tetap membuat makanan awet namun dengan bahan yang aman sifatnya. Apa saja bahan pengawet makanan alami yang sebaiknya Anda ketahui sesegera mungkin. Berikut adalah beberapa bahan pangan alami yang bisa digunakan sebagai pengawet. 

1. Cuka

Cuka adalah bahan pangan alami yang kaya akan senyawa yang berfungsi sebagai anti jamur dan bisa melawan mikroorganisme. Juga ada senyawa yang bisa mencegah pembusukan pada makanan di dalamnya. Cuka sering diandalkan untuk mengawetkan bahan pangan daging-dagingan, bisa berupa daging ayam, ikan, sapi, dan daging lainnya. Cuka juga sering digunakan untuk mengawetkan acar dan makanan kaleng.

2. Lemon

Adalah kandungan vitamin C yang tinggi dalam lemon yang bisa membuat buah ini digunakan sebagai bahan pengawet makanan yang alami. Vitamin C di dalam lemon bisa bekerja dengan cara melenyapkan mikroorganisme yang membuat makanan membusuk. Kandungan gizi dalam makanan yang diawetkan dengan bahan pengawet makanan alami ini tidak akan hilang. 

3. Gula Pasir

Alasan mengapa gula pasir menjadi bahan pengawet yang sifatnya alami mirip dengan dua bahan di atas. Alasannya adalah karena gula pasir mengandung senyawa yang bekerja baik untuk melawan mikroorganisme pembusuk makanan. Gula sendiri fungsinya sebagai pemanis, semakin membuat berbagai resep makanan mudah untuk dibuat dan mudah untuk diawetkan. Makanan yang diawetkan dengan gula pasir antara lain serundeng, selai, bacem, dan manisan.

4. Kunyit

Memang Kebanyakan digunakan untuk pewarna makanan alami. Tidak sembarang pewarna, warna kuning ke orenan yang diberikan oleh kunyit adalah warna yang terang dan tahan lama. Selain sebagai pewarna alami rupanya kunyit juga bisa digunakan sebagai pengawet alami.  Ditambah lagi untuk mendapatkan kunyit bukanlah hal yang sulit sebab bahan makanan ini memang dijual dengan harga yang murah dan mudah ditemukan. Berapa ikan berhasil diawetkan menggunakan kunyit. Selain ikan, tahu kuning juga berhasil diawetkan dengan kunyit sehingga sering dipilih oleh pedagang tahu.

5. Garam

Mungkin Anda setuju bahwa garam adalah bahan pangan yang paling mudah dicari dibanding empat bahan pangan di atas. Sebab di setiap dapur pastilah ada bahan pangan seperti garam. Garam merupakan bahan pengawet yang alami selanjutnya, sebab garam bisa menangkal pertumbuhan mikroorganisme yang membuat makanan busuk. 

6. Minyak

Satu lagi bahan yang ada di dapur yang juga bisa mengawetkan. Saat Anda menggoreng bahan pangan atau masakan ke dalam minyak, maka sama saja Anda telah membunuh mikroorganisme yang membuat masakan atau makanan tersebut membusuk. 

Dapatkan Bahan Pengawet Makanan yang Alami

Selain beberapa bahan di atas ada sebuah produk yang memang berfungsi sebagai bahan pengawet makanan. Produk ini dibuat dari bahan-bahan alami sehingga efek yang diberikan sama seperti apa yang diberikan bahan di atas. Jika anda tertarik maka bisa saja langsung mengunjungi www.markaindo.com. Di sana Anda akan menemukan berbagai bahan pangan atau apa saja yang anda butuhkan untuk memasak. Anda juga bisa langsung mendapatkan produknya dengan menghubungi marketing@markaindo.co.id