Tepung adalah salah satu bahan makanan yang banyak dijadikan sebagai komposisi utama beragam makanan di Indonesia. Mulai dari makanan camilan seperti gorengan hingga makanan berat seperti bakso dan jajanan lain pasti menggunakan tepung. Saking banyaknya variasi makanan yang terbuat dari tepung, ternyata tepung sendiri juga memiliki banyak varian. Saat ini, mungkin Anda hanya mengenal beberapa tepung yang sangat populer digunakan saja. Namun, di luar itu ada beberapa jenis tepung yang tak kalah bermanfaat untuk produksi makanan Anda.

Anda bisa saling menggantikan fungsi satu tepung dengan tepung lainnya untuk mengkreasikan produk yang Anda buat. Misalnya, Anda membutuhkan tepung jagung untuk pengental kuah masakan. Akan tetapi persediaan tepung jagung sedang menipis, maka Anda bisa menggantinya dengan jenis tepung lain yang sama-sama berfungsi sebagai pengental misalnya tepung tapioka.

Setidaknya, macam macam tepung yang dikenal di masyarakat ada 10 jenis. Pertama yaitu tepung terigu yang jumlah penggunaannya paling besar diantara tepung lainnya. Tepung terigu terbuat dari biji gandum. Tepung ini masih dibagi lagi menjadi tiga jenis yaitu tepung terigu protein rendah, sedang, dan tinggi. Tepung terigu protein rendah adalah jenis tepung untuk gorengan dan makanan renyah lainnya. Kemudian tepung terigu protein sedang untuk membuat adonan kue yang lembut dan bisa mengembang misal cake. Terakhir yaitu tepung terigu protein tinggi yang mengandung protein sebesar 11-13% untuk adonan kue yang elastis. Donat, roti, dan mie adalah beberapa makanan yang harus dibuat dari tepung terigu protein tinggi agar hasilnya maksimal. Jenis tepung kedua yaitu tepung tapioka yang terbuat dari sari pati singkong.

Tapioka lebih banyak digunakan sebagai pengenyal makanan. umumnya jajanan tradisional seperti siomay dan pempek menggunakan tapioka sebagai bahan campuran adonan. Selanjutnya ada tepung jagung yang memiliki fungsi sama dengan tepung tapioka, sebagai pengental. Namun, penggunaan tepung jagung lebih banyak digunakan untuk masakan seperti pengental kuah dan saus. Berikutnya ada tepung sagu untuk membuat kue tradisional seperti kue sagu dan bika ambon. Lalu ada tepung ketan yang jika dimasak teksturnya menjadi kenyal dan liat untuk membuat getas dan onde-onde. Mirip dengan tepung ketan ada tepung beras. Bedanya, tepung beras lebih halus daripada tepung ketan. Tepung ini banyak digunakan untuk kue tradisional yang basah seperti kue talam. Masih seputar tepung untuk membuat kue, selanjutnya ada tepung hunkwe. Tepung ini cukup khas karena memiliki aroma yang harum dan dijual dalam kemasan pak yang kecil dan unik.

Tepung hunkwe berasal dari pati kacang hijau dan biasa digunakan untuk makanan atau minuman. Cendol, es gabus, dan pudding adalah beberapa makanan yang terbuat dari tepung hunkwe. Kemudian lanjut untuk tepung yang digunakan sebagai pelapis luar yaitu tepung roti atau biasa disebut tepung panir. Tepung roti biasanya digunakan untuk menciptakan lapisan yang krispi. Contoh makanan yang menggunakan baluran tepung roti adalah nugget dan kroket.

Kemudian ada lagi jenis tepung tang mien yang lebih banyak digunakan untuk makanan ala Tiongkok. Contoh makanan yang yang terbuat dari tepung ini yaitu bakpao dan kulit dumpling. Terakhir ada tepung kentang yang biasa dipakai untuk membuat adonan makanan khas dari kentang. Tepung kentang biasa dimanfaatkan untuk membuat adonan donat kentang, kroket kentang, maupun keripik kentang.

Dari beragam jenis tepung yang ada di pasaran, Anda bisa menyesuaikan kebutuhan dengan jenis tepung yang ada. Mulai dari tepung yang umum hingga jarang digunakan bisa Anda dapatkan di Markaindo. Markaindo menyediakan aneka jenis tepung berkualitas terbaik untuk produksi makanan aman dan berkualitas. Bagi Anda yang membutuhkan stok berbagai jenis tepung, Anda bisa menuju website Markaindo. jual tepung berkualitas.